twitter



9 Tanaman Terampuh Untuk Mencegah Global Warming



Tanaman Lumut

Lumut yang menempel di batang pohon  mampu mendeteksi tingkat polusi udara suatu daerah.
Semakin banyak tanaman lumut yang menempel di sebuah pohon berarti semakin baik kualitas udara di tempat itu.



Pohon Bungur & Mahoni


     Dikenal mampu menyerap polutan seperti timbal. Maka kedua pohon ini sebaiknya di tanam untuk penghijauan kota-kota besar, dekat jalan protokol yang padat lalu lintasnya. Bukan rahasia lagi kalau kendaraan bermotor menjadi penyumbang timbal terbesar di udara, sebaliknya pohon seperti akasia sebaiknya jangan dijadikan pohon jalur hijau. 
     Mengapa? Karena pohon akasia menjadi salah satu pencetus asma. Begitu juga pohon palem yang indah bentuknya,tak begitu besar manfaatnya.

 

Tanaman Sirih Belanda

     Tanaman perdu yang dapat tumbuh dimana saja,termasuk didalam pot,di halaman rumah ini mampu menyerap Formalhedida dan Benzena. Hasilnya rumah pun menjadi lebih segar dan lega untuk bernafas.




Kembang Sepatu





     Mampu menyerap Nitrogen sehingga membuat paru-paru kita menjadi lebih lega. Namun jangan sekali-kali menanam bunga kembang sepatu ini di dekat ruang Radiografi. Tanaman ini berfungsi meneruskan radiasi sehingga berbahaya bagi orang yang berada di sekitar radiografi tersebut.



Sansevieria


Kalau kembang sepatu berfungsi melanjutkan radiasi, tidak demikian dengan sansevieria ini. Sansevieria ini mampu menyerap 107 jenis racun, termasuk polusi udara,asap rokok (nikotin), hingga radiasi nuklir,sehingga cocok untuk dijadikan penyegar. Dan kaktus juga bisa menghambat radiasi.



Pohon Trembesi

pohon trembesi ini biasanya ditanam di pinggir jalan besar. Pohon ini mampu menyerap karbondioksida dalam jumlah yang besar. Namun sangat disarankan untuk ditanam sebagai pohon penghijauan. Namun pohon trembesi ini membutuhkan lahan yang cukup luas.

Mari kita cegah pemanasan global dengan melakukan penghijauan.. :))









   

0 komentar:

Posting Komentar